<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111</id><updated>2011-12-18T08:03:33.246-08:00</updated><title type='text'>FRONTIER INDONESIA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-4651583605083221458</id><published>2011-10-27T05:21:00.000-07:00</published><updated>2011-10-27T05:22:56.131-07:00</updated><title type='text'>GAGAL MERENCANAKAN = MERENCANAKAN KEGAGALAN</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/tjahjadi-djoko-soekmono.html"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Barangkali Anda sering mendengar banyak sekali inspirator ataupun motivator bisnis yang mengatakan bahwa dibalik keberhasilan mereka saat ini, mereka tidak pernah membuat rencana bisnis, cukup dengan modal nekad saja, atau bahkan ada yang dengan cara gila. Sebaiknya, Anda jangan cepat percaya. Semua bisnis yang berhasil pasti melalui tahap perencanaan, percayalah, tidak ada bisnis yang sukses yang dijalankan tanpa perencanaan. Bahkan bagi mereka yang telah sukses dengan mengambil jalur nekad atau pengikut madzab ‘just do it’ sekalipun, tidak bisa tidak harus menjalani tahap perencanaan. Apalagi jika bisnisnya sudah membesar dan menggurita di mana-mana, maka aktivitas membuat perencanaan merupakan tahapan standar yang menentukan dan tidak mungkin ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menuliskan gagasan dan rencana bisnisnya dalam selembar dua lembar kertas yang berisi coret-coretan yang mungkin hanya ia pahami sendiri. Ada juga yang menuliskannya dalam bentuk dokumen lengkap berikut hasil riset dan analisisnya, namun ada pula yang hanya menyimpan gagasan dan rencana tersebut dalam pikirannya, hanya dalam angan-angannya. Khusus yang terakhir ini, sebaiknya tidak Anda lakukan, karena gagasan yang hanya tersimpan dalam pikiran atau angan-angan memiliki potensi untuk terdestruksi saat kita sedang mengalami tekanan pekerjaan, kelelahan fisik dan mental, dikejar tagihan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya sangat menyarankan, sesederhana apapun rencana bisnis Anda, tuliskan!&lt;br /&gt;Rencana Bisnis adalah dokumen tertulis yang menggambarkan dan menganalisa bisnis yang akan dijalankan serta menampilkan proyeksi detail tentang keadaan bisnis tersebut di masa yang akan datang. Didalamnya memuat secara spesifik tentang tujuan yang hendak dicapai oleh sebuah perusahaan beserta berbagai strategi dan taktik pencapaian tujuan tersebut. Rencana Bisnis juga menampilkan asumsi dan alasan yang digunakan sebagai dasar dalam perhitungan, antara lain sebagai dasar perhitungan proyeksi permintaan, perhitungan harga pokok penjualan, perhitungan strategi pemasaran, perhitungan komposisi karyawan, dan sebagainya termasuk tentang aspek keuangan pada saat memulai bisnis, berapa uang yang dibutuhkan dan bagaimana akan mengembalikan uang tersebut.&lt;br /&gt;Rencana Bisnis Anda perlukan untuk memberi arah bagi Anda dan manajer atau karyawan Anda, dalam rangka mengurangi akibat dari adanya perubahan-perubahan yang terjadi. Selain itu, Rencana Bisnis yang baik dapat membantu Anda melewati keadaan-keadaan yang tidak menentu atau terjadinya peristiwa-peristiwa yang mempengaruhi usaha Anda. Rencana Bisnis merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang akan dijalankan, yaitu dengan mengidentifikasi kondis bisnis kita saat ini serta membuat target kondisi bisnis pada saat tertentu di masa mendatang.&lt;br /&gt;Melihat peran penting sebuah Rencana Bisnis, maka penting juga untuk memastikan cara terbaik untuk membuatnya, karena jika kita gagal dalam membuat rencana bisnis yang baik, samasaja dengan merencanakan bisnis kita untuk gagal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-4651583605083221458?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/4651583605083221458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/4651583605083221458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/gagal-merencanakan-merencanakan.html' title='GAGAL MERENCANAKAN = MERENCANAKAN KEGAGALAN'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-2277275806550495879</id><published>2011-10-11T01:00:00.000-07:00</published><updated>2011-10-27T05:11:05.391-07:00</updated><title type='text'>3 PRINSIP DALAM BISNIS</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Selama menjalani profesi sebagai konsultan, saya senantiasa mencoba untuk menemukan prinsip dasar dalam berbisnis. Dari berbagai seminar, workshop, pelatihan, maupun diskusi-diskusi yang saya ikuti, ditambah dengan berbagai hikmah dalam proses layanan konsultasi dengan klien, pada akhirnya saya menemukan 3 prinsip berbisnis yang masih saya yakini hingga sekarang ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Prinsip pertama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, &lt;b&gt;bahwa bisnis sesungguhnya hanya kendaraan yang mengantarkan kita menuju destinasi atau tujuan hidup kita&lt;/b&gt;. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Jadi bisnis bukan segalanya. Ibarat sebuah kendaraan, bisnis adalah sarana atau alat yang sengaja kita miliki supaya menambah nilai dalam perjalanan mencapai tujuan kita. Nilai tambah itu dapat berupa kecepatan, kemudahan, atau kenyamanan. Dengan menjalankan bisnis yang baik, Anda dapat mencapai tujuan hidup dengan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih nyaman. Kalau bisnis yang sedang Anda jalankan saat ini tidak membuat Anda lebih cepat, lebih mudah, dan lebih nyaman, artinya ada yang salah dengan ‘kendaraan’ Anda. Seperti halnya kendaraan, kita juga harus memahami bisnis kita secara mendalam. Melakukan &lt;i&gt;general check-up &lt;/i&gt;dan perawatan secara kontinyu, memperbaiki atau melakukan &lt;i&gt;upgrade&lt;/i&gt; jika diperlukan, bahkan jika bisnis sudah tidak kondusif, banyak menyedot biaya dan menjadi sumber tekanan pada pikiran, sebaiknya pertimbangkan untuk berganti kendaraan, menutup bisnis tersebut dan memulai dengan yang baru. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;v:shapetype coordsize="21600,21600" id="_x0000_t202" o:spt="202" path="m,l,21600r21600,l21600,xe" style="line-height: 150%;"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:path gradientshapeok="t" o:connecttype="rect"&gt; &lt;/v:path&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape filled="f" id="_x0000_s1026" stroked="f" style="height: 20.4pt; left: 0px; margin-left: 95pt; margin-top: 118.3pt; position: absolute; text-align: -webkit-auto; text-indent: 0px; width: 222.15pt; z-index: 1;" type="#_x0000_t202"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;v:group coordorigin="2232,12276" coordsize="7548,2184" id="_x0000_s1027" style="height: 109.2pt; left: 0px; line-height: 150%; margin-left: 21.75pt; margin-top: 3.65pt; position: absolute; text-align: left; width: 377.4pt; z-index: 2;"&gt;&lt;v:group coordorigin="2727,12576" coordsize="6836,1560" id="_x0000_s1028" style="height: 1560; left: 2727; position: absolute; top: 12576; width: 6836;"&gt;&lt;v:shape fillcolor="#ffc" id="_x0000_s1030" style="height: 1560; left: 2727; position: absolute; top: 12576; width: 1632;" type="#_x0000_t154"&gt;    &lt;v:fill o:title="Canvas" src="file:///C:\Users\VRONTIER\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.jpg" type="tile"&gt;    &lt;v:shadow color="#868686"&gt;    &lt;o:extrusion brightness="4000f" color="#060" lightharsh2="t" lightlevel2="14000f" lightlevel="52000f" lightposition2="0,50000" lightposition="0,-50000" rotationangle=",-18" skewangle="-45" type="perspective" v:ext="view" viewpoint="-34.72222mm" viewpointorigin="-.5"&gt;    &lt;v:textpath fitpath="t" string="VISI" style="font-family: &amp;quot;Arial Black&amp;quot;; v-text-kern: t;" trim="t"&gt;   &lt;/v:textpath&gt;&lt;/o:extrusion&gt;&lt;/v:shadow&gt;&lt;/v:fill&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;v:shapetype adj="5400,5400" coordsize="21600,21600" id="_x0000_t66" o:spt="66" path="m@0,l@0@1,21600@1,21600@2@0@2@0,21600,,10800xe"&gt;    &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;    &lt;v:formulas&gt;     &lt;v:f eqn="val #0"&gt;     &lt;v:f eqn="val #1"&gt;     &lt;v:f eqn="sum 21600 0 #1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod #0 #1 10800"&gt;     &lt;v:f eqn="sum #0 0 @3"&gt;    &lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;    &lt;v:path o:connectangles="270,180,90,0" o:connectlocs="@0,0;0,10800;@0,21600;21600,10800" o:connecttype="custom" textboxrect="@4,@1,21600,@2"&gt;    &lt;v:handles&gt;     &lt;v:h position="#0,#1" xrange="0,21600" yrange="0,10800"&gt;    &lt;/v:h&gt;&lt;/v:handles&gt;   &lt;/v:path&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape adj="17872,5235" fillcolor="black" id="_x0000_s1031" strokecolor="#f2f2f2" strokeweight="3pt" style="height: 517; left: 4262; position: absolute; rotation: -590426fd; top: 13166; width: 462;" type="#_x0000_t66"&gt;    &lt;v:shadow color="#7f7f7f" offset2="-1pt" offset="1pt" opacity=".5" type="perspective"&gt;   &lt;/v:shadow&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;v:shapetype coordsize="21600,21600" filled="f" id="_x0000_t38" o:oned="t" o:spt="38" path="m,c@0,0@1,5400@1,10800@1,16200@2,21600,21600,21600e"&gt;    &lt;v:formulas&gt;     &lt;v:f eqn="mid #0 0"&gt;     &lt;v:f eqn="val #0"&gt;     &lt;v:f eqn="mid #0 21600"&gt;    &lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;    &lt;v:path arrowok="t" fillok="f" o:connecttype="none"&gt;    &lt;v:handles&gt;     &lt;v:h position="#0,center"&gt;    &lt;/v:h&gt;&lt;/v:handles&gt;    &lt;o:lock shapetype="t" v:ext="edit"&gt;   &lt;/o:lock&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape adj="10796,-687497,-36000" id="_x0000_s1032" o:connectortype="curved" strokeweight="4.5pt" style="height: 420; left: 4785; position: absolute; top: 13368; width: 2871;" type="#_x0000_t38"&gt;  &lt;/v:shape&gt;&lt;/v:group&gt;&lt;v:roundrect arcsize="10923f" filled="f" id="_x0000_s1033" strokeweight="1.5pt" style="height: 2184; left: 2232; position: absolute; top: 12276; width: 7548;"&gt;  &lt;v:shapetype adj="10800" coordsize="21600,21600" id="_x0000_t136" o:spt="136" path="m@7,l@8,m@5,21600l@6,21600e"&gt;   &lt;v:formulas&gt;    &lt;v:f eqn="sum #0 0 10800"&gt;    &lt;v:f eqn="prod #0 2 1"&gt;    &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @1"&gt;    &lt;v:f eqn="sum 0 0 @2"&gt;    &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @3"&gt;    &lt;v:f eqn="if @0 @3 0"&gt;    &lt;v:f eqn="if @0 21600 @1"&gt;    &lt;v:f eqn="if @0 0 @2"&gt;    &lt;v:f eqn="if @0 @4 21600"&gt;    &lt;v:f eqn="mid @5 @6"&gt;    &lt;v:f eqn="mid @8 @5"&gt;    &lt;v:f eqn="mid @7 @8"&gt;    &lt;v:f eqn="mid @6 @7"&gt;    &lt;v:f eqn="sum @6 0 @5"&gt;   &lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;   &lt;v:path o:connectangles="270,180,90,0" o:connectlocs="@9,0;@10,10800;@11,21600;@12,10800" o:connecttype="custom" textpathok="t"&gt;   &lt;v:textpath fitshape="t"&gt;   &lt;v:handles&gt;    &lt;v:h position="#0,bottomRight" xrange="6629,14971"&gt;   &lt;/v:h&gt;&lt;/v:handles&gt;   &lt;o:lock shapetype="t" text="t" v:ext="edit"&gt;  &lt;/o:lock&gt;&lt;/v:textpath&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape fillcolor="black" id="_x0000_s1034" style="height: 349; left: 8140; position: absolute; top: 12431; width: 1008;" type="#_x0000_t136"&gt;   &lt;v:shadow color="#868686"&gt;   &lt;v:textpath fitpath="t" string="bisnis" style="font-family: &amp;quot;Arial Black&amp;quot;; v-text-kern: t;" trim="t"&gt;  &lt;/v:textpath&gt;&lt;/v:shadow&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/v:roundrect&gt;&lt;/v:group&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; line-height: 24px;"&gt;Oleh karena itu, &lt;i&gt;starting point&lt;/i&gt; untuk segala macam bisnis yang hendak Anda lakukan sesungguhnya adalah mendefinisikan tujuan dan visi. Tujuan menjelaskan ‘&lt;i&gt;what the business does’&lt;/i&gt;, apa yang sesungguhnya Anda jual. Sedangkan visi menyatakan ‘&lt;i&gt;what the business for’&lt;/i&gt;, untuk apa bisnis itu dibuat atau didirikan, misalnya untuk mengumpulkan kekayaan, menyalurkan hobi dan kompetensi, mensejahterakan karyawan, menjadi orang yang mandiri, berbagi manfaat bagi banyak orang, atau yang lainnya. Visi inilah yang menjadi destinasi kemana ‘kendaraan bisnis’ kita akan dibawa. Mayoritas bisnis yang sukses pertumbuhannya senantiasa diarahkan oleh serangkaian ideologi yang memuat peta jalan (&lt;i&gt;roadmap&lt;/i&gt;) dan nilai keyakinannya (&lt;i&gt;beliefs&lt;/i&gt;) yang menjadi inspirasi dan pedoman (&lt;i&gt;guideline&lt;/i&gt;) bagi pemilik bisnis maupun para pihak yang berada dalam ‘kendaraan bisnis’ tersebut. Penentuan visi dan tujuan bisnis merupakan prasyarat untuk sebuah perencanaan bisnis yang efektif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1035" stroked="t" strokeweight="1.5pt" style="height: 169.7pt; left: 0; margin-left: 175.35pt; margin-top: 132.9pt; position: absolute; text-align: left; width: 240.6pt; z-index: -2;" type="#_x0000_t75" wrapcoords="-108 -191 -108 21696 21708 21696 21708 -191 -108 -191"&gt;  &lt;v:imagedata gain="52429f" grayscale="t" o:title="out of the box" src="file:///C:\Users\VRONTIER\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.jpg"&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Prinsip&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;&lt;i&gt;tidak ada yang baku dalam bisnis&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Meskipun ada 10 orang pengusaha yang memproduksi barang atau jasa dengan spesifikasi yang sama persis untuk melayani kebutuhan segmen pasar yang sama persis pula, tidak ada aturan baku atau kewajiban bahwa 10 pengusaha tersebut harus menerapkan manajemen usaha yang sama persis pula.&amp;nbsp; Tidak ada yang baku artinya tidak harus selalu mengikuti kecenderungan atau kebiasaan yang umum digunakan. Tidak juga harus mengikuti apa yang telah dituliskan dalam teori-teori bisnis atau manajemen yang disusun oleh para pakar bisnis dan manajemen. Bahkan Anda juga &lt;i&gt;freedom&lt;/i&gt; untuk tidak mengikuti apa yang saya sampaikan dalam buku ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan &lt;i&gt;freedom&lt;/i&gt; itulah kita mampu berpikir bebas, &lt;i&gt;out of the box&lt;/i&gt;, dan membuat berbagai inovasi dan pengembangan bisnis. Namun perlu diingat, bahwa pada saat kita mengeksplorasi &lt;i&gt;freedom&lt;/i&gt; dalam diri kita, pada saat bersamaan kita juga harus menerapkan ‘&lt;i&gt;order&lt;/i&gt;’, keteraturan, sebagai manifestasi kedisiplinan untuk memastikan &lt;i&gt;freedom&lt;/i&gt; membawa gerak bisnis kita secara progresif ke depan, tidak jalan di tempat atau justru balik ke belakang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;o:wrapblock&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1036" style="height: 200.85pt; left: 0; margin-left: 36.75pt; margin-top: 297.2pt; position: absolute; text-align: left; width: 348pt; z-index: -1;" type="#_x0000_t75" wrapcoords="-39 0 -39 21532 21600 21532 21600 0 -39 0"&gt;   &lt;v:imagedata o:title="Wordle-socialentrepreneur" src="file:///C:\Users\VRONTIER\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.jpg"&gt;   &lt;w:wrap type="topAndBottom"&gt;  &lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/o:wrapblock&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Prinsip Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, &lt;b&gt;bisnis harus untung&lt;/b&gt;. Apapun tujuan Anda berbisnis, kalau bisnis Anda tidak menghasilkan keuntungan, sebaiknya pertimbangkan untuk tidak meneruskan bisnis tersebut, karena bisnis harus untung. Kalau aktivitas yang Anda kerjakan tidak menghasilkan keuntungan, maka bisa jadi itu bukan bisnis. Tidak menjadi soal apabila Anda tidak sependapat dengan saya, tetapi apapun orientasi bisnis Anda, kalau bisnis tersebut tidak menghasilkan profit atau keuntungan, saya yakin orientasi Anda akan sulit untuk diwujudkan. Bisnis harus tetap menghasilkan profit, dan untuk apa atau untuk siapa profit tersebut akan Anda manfaatkan adalah urusan yang berbeda. Menjalankan bisnis bertujuan untuk membuat hidup Anda lebih nyaman dan bahagia. Kalau Anda setiap hari merasa tertekan dan khawatir akan kepastian bisnis Anda, ketakutan karena bisnis justru menciptakan gunung hutang karena tidak pernah menghasilkan keuntungan, maka sebaiknya Anda mulai berpikir untuk berganti kendaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-2277275806550495879?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/2277275806550495879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/2277275806550495879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/3-prinsip-dalam-bisnis.html' title='3 PRINSIP DALAM BISNIS'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-2567137412645527959</id><published>2011-10-09T02:25:00.000-07:00</published><updated>2011-10-09T05:56:31.736-07:00</updated><title type='text'>TEMUKAN PANGGILAN JIWA</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;diambil dari &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150332024829047"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-GnzaOmtchOY/Tkvs3JDSvEI/AAAAAAAAANM/t8ErVPf9g0g/s1600/muhammad_yunus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-GnzaOmtchOY/Tkvs3JDSvEI/AAAAAAAAANM/t8ErVPf9g0g/s200/muhammad_yunus.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dalam bukunya The Eight Habbits, Stephen R Covey menegaskan bahwa Kepemimpinan sejatinya adalah proses menemukan panggilan jiwa dan mengilhami orang lain untuk menemukan panggilan jiwanya. Ada seorang ekonom mengikuti panggilan jiwanya yang bermula dari keprihatinan atas kemiskinan yang berlangsung di sekitarnya.&amp;nbsp;&lt;span class="fullpost"&gt;Ia tanggalkan cara pandang lama dan pekerjaannya untuk mengangkat kehidupan masyarakat miskin dengan membuat lembaga keuangan untuk orang miskin. Gagasannya ini bukan tanpa hambatan. Banyak kolega dan pihak-pihak yang menertawakan dan bahkan mencemooh gagasannya tersebut. Semua bank menolaknya saat ia sampaikan proposal. Alih-alih menyerah, ia justru bertekad membangun sendiri lembaga keuangannya bersama dengan masyarakat miskin, dan ternyata usahanya ini tidak sia-sia. Ya, Muhammad Yunus, pendiri Grameen Bank dan peraih Nobel Perdamaian ini telah memberikan pelajaran bagi kita pentingnya tekad untuk mengikuti panggilan jiwa. Saat ini Grameen Bank telah membuka lebih dari 1200 cabang yang melayani masyarakat miskin di lebih 46.000 desa di Bangladesh, bahkan telah tersebar pula di lebih 35 negara di dunia. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Saya juga ingin ceritakan tentang sahabat saya, Teguh, yang telah menjalani hampir separuh hidupnya untuk bekerja pada kantor pemerintah sebuah kota di Pulau Jawa. Teguh menceritakan bagaimana ia merasa bosan dengan ritme hidupnya selama bertahun-tahun, berangkat dari rumah pagi-pagi sekali untuk melalui jalur yang sama setiap hari, bahkan karena sering melalui jalur tersebut, semisal mata ditutup sekalipun ia akan sampai di kantor atau di rumah kembali tanpa salah jalan. Ya, Anda bisa bayangkan mengapa sahabat saya ini merasa bosan dengan ritme hidupnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Teguh mengikuti salah satu pelatihan saya tentang &lt;i&gt;How to Start Business for Smart Employee&lt;/i&gt;, dan ia sangat bersemangat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan secara publik bagi karyawan maupun pegawai yang memiliki pangiilan jiwa untuk berwirausaha. Bahkan belum genap satu minggu setelah pelatihan, Teguh sudah menelpon saya untuk memanfaatkan fasilitas konsultasi gratis sebagai bonus dari pelatihan tersebut. Poin penting dari telpon Teguh pagi itu adalah ia ingin segera memulai bisnisnya, bahkan ia sudah siap untuk mengajukan pensiun dini saat itu juga meskipun tidak seorangpun keluarga yang mendukungnya. Saya agak kaget juga mendengar rencananya tersebut, namun saya juga tidak berusaha memadamkan api semangatnya. Teguh kemudian menceritakan bahwa beberapa hari setelah mengikuti pelatihan, ia tidak bisa tidur nyenyak, ia merasakan angannya seperti sudah berlari tetapi setiap pagi ia temukan dirinya kembali melewati jalur yang sama yang telah ia lewati bertahun-tahun, dan itu membuatnya sangat gelisah. Saya lebih banyak mendengarkan cerita Teguh dan memberikan janji untuk pertemuan langsung dengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Dan pada suatu sore minggu berikutnya, kami bertemu di sebuah coffeeshop. Saya harus akui, saya kagum dengan semangat sahabat saya ini. Masih menggunakan seragamnya yang ditutupi jaket, Teguh kembali menceritakan bagaimana ia merasa waktu 1 minggu sejak percakapan kami di telpon terasa berjalan lambat. Saat itu saya tahu, bahwa orang di hadapan saya itu tidak akan bisa dihentikan, jadi saya harus membantunya supaya pilihan yang akan ia ambil adalah pilihan yang terbaik untuknya. Teguh memang bersemangat untuk memulai bisnis, dan yang menarik adalah hingga ketika pertemuan dengan saya sore itu ia belum tahu sama sekali bisnis apa yang akan dilakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Saya kemudian menyarankan Teguh untuk menunda keputusannya mengajukan pensiun dini, setidaknya hingga kami menemukan sebuah rencana bisnis terbaik untuknya. Dari beberapa potensi yang ia paparkan, saya kemudian memintanya untuk melakukan teknik TIISG (&lt;i&gt;Turn It Into Something Good&lt;/i&gt;), yaitu mengambil sikap terbaik dan tindakan terbaik atas sesuatu yang kita anggap tidak baik untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Bagi Teguh hal yang membuat hidupnya terasa membosankan adalah rutinitas pekerjaannya yang membuatnya harus melewati jalan yang sama hingga bertahun-tahun. Dalam waktu kurang dari satu tahun, sahabat saya ini sudah berhasil merubah sesuatu yang membuatnya merasa tertekan menjadi sebuah peluang bisnis yang merubah hidupnya. Teguh masih dinas hingga setahun kemudian, pada saat bersamaan ia merintis usaha supplier barang dan makanan untuk warung dan toko yang berada di sepanjang jalur antara rumah dan kantornya, dan terus berkembang hingga perjalanan menuju tempat kerjanya makin lama menjadi semakin panjang karena ia harus berputar mengantarkan pesanan kepada pelanggannya yang bertumbuh. Dan 4 tahun sejak pertemuan saya dengannya, Teguh sekarang sudah benar-benar keluar dari pekerjaannya dan menjadi pengusaha supplier barang dan makanan untuk warung dan toko kecil di beberapa kabupaten di sekitar tempat tinggalnya dengan dibantu sekitar 35 orang karyawan dengan 5 mobil boks dan 2 unit mobil pick-up yang setiap hari mengantarkan impian Teguh menjadi kenyataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; text-justify: inter-ideograph;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Sebagaimana disampaikan oleh Gus Rancatore, bahwa membuka usaha merupakan suatu lompatan keyakinan dengan meninggalkan cara pikir dan cara hidup yang lama menjadi sesuatu yang baru tanpa dapat kembali lagi ke tempat semula. Begitu Anda memutuskan langsung terjun memulai sebuah bisnis, maka satu-satunya jalan keluar Anda seharusnya adalah pintu kesuksesan bisnis tersebut. Meluncurkan bisnis merupakan proyek yang akan memakan waktu dan pikiran, yang berpotensi menghancurkan kehidupan pribadi, melumpuhkan rasa percara diri, dan menghancurkan sumberdaya pribadi serta keluarga, bahkan membuat Anda jatuh miskin. Mengambil keputusan menjadi wirausahawan adalah pertarungan melawan ketakutan diri yang tidak harus selalu Anda menangkan, namun terkadang cukup Anda kesampingkan.&lt;/o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-2567137412645527959?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/2567137412645527959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/2567137412645527959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/temukan-panggilan-jiwa.html' title='TEMUKAN PANGGILAN JIWA'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-GnzaOmtchOY/Tkvs3JDSvEI/AAAAAAAAANM/t8ErVPf9g0g/s72-c/muhammad_yunus.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-1843501921120417918</id><published>2011-10-09T01:52:00.001-07:00</published><updated>2011-10-27T05:32:15.257-07:00</updated><title type='text'>DAFTAR ARTIKEL</title><content type='html'>1. &lt;a href="http://frontierindonesiavisinusa.blogspot.com/2011/08/temukan-panggilan-jiwa.html"&gt;Temukan Panggilan Jiwa&lt;/a&gt;&amp;nbsp;oleh&amp;nbsp;&lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/tjahjadi-djoko-soekmono.html"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Tiga Tahapan Membangun Perusahaan oleh &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/ananto-n-widiyatmoko.html"&gt;Ananto N. Widiyatmoko&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/3-prinsip-dalam-bisnis.html"&gt;3 Prinsip dalam Bisnis&lt;/a&gt; oleh &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/tjahjadi-djoko-soekmono.html"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Pengembangan Bisnis dengan Franchise oleh&amp;nbsp;&lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/ananto-n-widiyatmoko.html"&gt;Ananto N. Widiyatmoko&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/gagal-merencanakan-merencanakan.html"&gt;Gagal Merencanakan = Merencanakan Kegagalan&lt;/a&gt; oleh &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/tjahjadi-djoko-soekmono.html"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-1843501921120417918?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/1843501921120417918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/1843501921120417918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/daftar-artikel.html' title='DAFTAR ARTIKEL'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-3918279943781112141</id><published>2011-10-07T08:36:00.000-07:00</published><updated>2011-10-07T08:36:25.384-07:00</updated><title type='text'>DAYASUTRA 149</title><content type='html'>Seni Membuka 9 Pintu Rahasia Kekayaan Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10.0pt; margin-left: 45.0pt; margin-right: 31.7pt; margin-top: 0cm; mso-pagination: widow-orphan; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;e-book&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt; yang ada di hadapan Anda ini merupakan edisi khusus yang menampilkan alat bantu untuk menerapkan DAYASUTRA 149 dalam kehidupan Anda. Akan tetapi, yang patut untuk menjadi catatan adalah bahwa dengan memiliki buku ini belum menjamin akan dapat meningkatkan pendapatan Anda. &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-VE" style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: ES-VE; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Dengan membaca buku ini, Anda juga belum tentu mendapatkan limpahan kekayaan seperti yang Anda impikan. Pintu-pintu ruang rahasia yang dipersiapkan untuk Anda akan terbuka jika Anda mulai dengan menggerakan tangan Anda untuk mengisi berbagai tool yang ada di dalam e-book ini dengan sebenar-benarnya.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10.0pt; margin-left: 45.0pt; margin-right: 31.7pt; margin-top: 0cm; mso-pagination: widow-orphan; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-VE" style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: ES-VE; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10.0pt; margin-left: 45.0pt; margin-right: 31.7pt; margin-top: 0cm; mso-pagination: widow-orphan; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="ES-VE" style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-ansi-language: ES-VE; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-3918279943781112141?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/3918279943781112141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/3918279943781112141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/dayasutra-149.html' title='DAYASUTRA 149'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-5907904179454851936</id><published>2011-10-07T08:32:00.000-07:00</published><updated>2011-10-09T01:50:47.947-07:00</updated><title type='text'>DAFTAR E-BOOK</title><content type='html'>1. &lt;b&gt;&lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/dayasutra-149.html"&gt;DAYASUTRA 149&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; ; Resource Management Tool by &lt;a href="http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/p/tjahjadi-djoko-soekmono.html"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-5907904179454851936?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/5907904179454851936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/5907904179454851936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/10/daftar-buku-elektronik.html' title='DAFTAR E-BOOK'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-7640309143962651036</id><published>2011-09-06T12:25:00.000-07:00</published><updated>2011-09-06T12:25:05.465-07:00</updated><title type='text'>Buka Layanan</title><content type='html'>Diberitahukan kepada semua pihak, bahwa Frontier&amp;nbsp;Indonesia secara official akan buka mulai hari Senin, 12 September 2011 seperti jam biasa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-7640309143962651036?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/7640309143962651036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/7640309143962651036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/09/buka-layanan.html' title='Buka Layanan'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7281189381874534111.post-1525202402637506398</id><published>2011-09-06T12:20:00.000-07:00</published><updated>2011-09-06T12:29:15.077-07:00</updated><title type='text'>TEMUKAN PANGGILAN JIWA</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-GnzaOmtchOY/Tkvs3JDSvEI/AAAAAAAAANM/t8ErVPf9g0g/s1600/muhammad_yunus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-GnzaOmtchOY/Tkvs3JDSvEI/AAAAAAAAANM/t8ErVPf9g0g/s1600/muhammad_yunus.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Seorang ekonom mengikuti panggilan jiwanya yang bermula dari keprihatinan atas kemiskinan yang berlangsung di sekitarnya.&amp;nbsp; Ia tanggalkan cara pandang lama dan ia tinggalkan pekerjaannya untuk mengangkat kehidupan masyarakat miskin dengan membuat lembaga keuangan untuk orang miskin. Gagasannya ini bukan tanpa hambatan. Banyak kolega dan pihak-pihak yang menertawakan dan bahkan mencemooh gagasannya tersebut. Semua bank menolaknya saat ia sampaikan proposal untuk memberikan kredit bagi orang miskin. Alih-alih menyerah, ia justru bertekad membangun sendiri lembaga keuangannya bersama dengan masyarakat miskin, dan ternyata usahanya ini tidak sia-sia. Ya, Muhammad Yunus, pendiri Grameen Bank&amp;nbsp;dan peraih Nobel Perdamaian ini telah memberikan pelajaran bagi kita pentingnya tekad untuk mengikuti panggilan jiwa. Saat ini grameen bank telah membuka lebih dari 1200 cabang yang melayani masyarakat miskin di lebih 46.000 desa di Bangladesh, bahkan meluas hingga ke 35 negara di seluruh dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Saya juga ingin ceritakan tentang sahabat saya, Tedi, yang telah menjalani hampir separuh hidupnya untuk bekerja pada kantor pemerintah sebuah kota di Pulau Jawa. Tedi menceritakan bagaimana ia merasa bosan dengan ritme hidupnya selama bertahun-tahun, berangkat dari rumah pagi-pagi sekali melalui jalur yang sama setiap hari, bahkan karena sering melalui jalur yang sama, semisal mata ditutup sekalipun ia akan sampai di kantor atau di rumah kembali tanpa salah jalan. Ya, Anda bisa bayangkan mengapa sahabat saya ini merasa bosan dengan ritme hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Tedi mengikuti salah satu pelatihan saya tentang&amp;nbsp;&lt;em&gt;How to Start Business for Smart Employee&lt;/em&gt;, dan ia sangat bersemangat mengikuti pelatihan tersebut. Bahkan belum genap satu minggu setelah pelatihan, Tedi sudah menelpon saya untuk memanfaatkan fasilitas konsultasi gratis sebagai bonus dari pelatihan tersebut. Poin penting dari telpon Tedi kepada saya pagi itu adalah ia ingin segera memulai bisnisnya, bahkan ia sudah siap untuk mengajukan pensiun dini saat itu juga meskipun tidak seorangpun keluarga yang mendukungnya. Saya agak kaget juga mendengar rencananya tersebut, namun saya juga tidak berusaha memadamkan api semangatnya. Tedi kemudian menceritakan bahwa beberapa hari setelah mengikuti pelatihan saya, ia tidak bisa tidur nyenyak, ia merasakan angannya seperti sudah berlari tetapi setiap pagi ia temukan dirinya kembali melewati jalur yang sama yang telah ia lewati bertahun-tahun, dan itu membuatnya sangat gelisah. Saya lebih banyak mendengarkan cerita Tedi dan memberikan janji untuk pertemuan langsung dengannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Dan pada suatu sore minggu berikutnya, kami bertemu di sebuah coffeeshop. Saya harus akui, saya kagum dengan semangat sahabat saya ini. Masih menggunakan seragamnya yang ditutupi jaket, Tedi kembali menceritakan bagaimana ia merasa waktu 1 minggu sejak percakapan kami di telpon terasa berjalan lambat. Saat itu saya tahu, bahwa orang di hadapan saya itu tidak akan bisa dihentikan, jadi saya harus membantunya supaya pilihan yang akan ia ambil adalah pilihan yang terbaik untuknya. Tedi memang bersemangat untuk memulai bisnis, dan yang menarik adalah hingga ketika pertemuan dengan saya sore itu ia belum tahu sama sekali bisnis apa yang akan dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xEx_GdB84fw/TkvswfedXsI/AAAAAAAAANI/MQRBBfXpkvM/s1600/s_1121647_sewamobilbox.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-xEx_GdB84fw/TkvswfedXsI/AAAAAAAAANI/MQRBBfXpkvM/s1600/s_1121647_sewamobilbox.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Saya kemudian menyarankan Tedi untuk menunda keputusannya mengajukan pensiun dini, setidaknya hingga kami menemukan sebuah rencana bisnis terbaik untuknya. Dari beberapa potensi yang ia paparkan, saya kemudian memintanya untuk melakukan teknik TIISG (&lt;em&gt;Turn It Into Something Good&lt;/em&gt;), yaitu mengambil sikap terbaik dan tindakan terbaik atas sesuatu yang kita anggap tidak baik untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Bagi Tedi hal yang membuat hidupnya terasa membosankan adalah rutinitas pekerjaannya yang membuatnya harus melewati jalan yang sama hingga bertahun-tahun. Dalam waktu kurang dari satu tahun, sahabat saya ini sudah berhasil merubah sesuatu yang membuatnya merasa tertekan menjadi sebuah peluang bisnis yang merubah hidupnya. Tedi masih dinas hingga setahun kemudian, pada saat bersamaan ia merintis usaha supplier barang dan makanan untuk warung dan toko yang berada di sepanjang jalur antara rumah dan kantornya, dan terus berkembang hingga jalur kerjanya makin lama menjadi semakin panjang karena ia harus berputar mengantarkan pesanan kepada pelanggannya yang bertumbuh. Dan 4 tahun sejak pertemuan saya dengannya, Tedi sekarang sudah benar-benar keluar dari pekerjaannya dan menjadi pengusaha supplier barang dan makanan untuk warung dan toko kecil di beberapa kabupaten dan kota di sekitar tempat tinggalnya dengan dibantu sekitar 35 orang karyawan dengan 5 mobil boks dan 2 unit mobil pick-up yang setiap hari mengantarkan impian Tedi menjadi kenyataan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Sebagaimana disampaikan oleh Gus Rancatore, bahwa membuka usaha merupakan suatu lompatan keyakinan dengan meninggalkan cara pikir dan cara hidup yang lama menjadi sesuatu yang baru tanpa dapat kembali lagi ke tempat semula. Begitu Anda memutuskan langsung terjun memulai sebuah bisnis, maka satu-satunya jalan keluar Anda seharusnya adalah pintu kesuksesan bisnis tersebut. Meluncurkan bisnis merupakan proyek yang akan memakan waktu dan pikiran, yang berpotensi menghancurkan kehidupan pribadi, melumpuhakn rasa percara diri, dan menghancurkan sumberdaya pribadi serta keluarga, bahkan membuat Anda jatuh miskin. Mengambil keputusan menjadi wirausahawan adalah pertarungan melawan ketakutan diri yang tidak harus selalu Anda meangkan, namun terkadang cukup Anda kesampingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150332024829047"&gt;Tjahjadi Djoko Soekmono&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7281189381874534111-1525202402637506398?l=frontier-optimizing-by.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/1525202402637506398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7281189381874534111/posts/default/1525202402637506398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://frontier-optimizing-by.blogspot.com/2011/09/temukan-panggilan-jiwa.html' title='TEMUKAN PANGGILAN JIWA'/><author><name>admin-frontier</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='10' src='http://2.bp.blogspot.com/_qeJ5MGdz0Mw/Szy0IGK3DzI/AAAAAAAAACI/HBA1J2ai23U/S220/logo+FIkcl.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-GnzaOmtchOY/Tkvs3JDSvEI/AAAAAAAAANM/t8ErVPf9g0g/s72-c/muhammad_yunus.jpg' height='72' width='72'/></entry></feed>
