F GAGAL MERENCANAKAN = MERENCANAKAN KEGAGALAN ~ FRONTIER INDONESIA

GAGAL MERENCANAKAN = MERENCANAKAN KEGAGALAN

Oleh Tjahjadi Djoko Soekmono
Barangkali Anda sering mendengar banyak sekali inspirator ataupun motivator bisnis yang mengatakan bahwa dibalik keberhasilan mereka saat ini, mereka tidak pernah membuat rencana bisnis, cukup dengan modal nekad saja, atau bahkan ada yang dengan cara gila. Sebaiknya, Anda jangan cepat percaya. Semua bisnis yang berhasil pasti melalui tahap perencanaan, percayalah, tidak ada bisnis yang sukses yang dijalankan tanpa perencanaan. Bahkan bagi mereka yang telah sukses dengan mengambil jalur nekad atau pengikut madzab ‘just do it’ sekalipun, tidak bisa tidak harus menjalani tahap perencanaan. Apalagi jika bisnisnya sudah membesar dan menggurita di mana-mana, maka aktivitas membuat perencanaan merupakan tahapan standar yang menentukan dan tidak mungkin ditinggalkan.

Ada yang menuliskan gagasan dan rencana bisnisnya dalam selembar dua lembar kertas yang berisi coret-coretan yang mungkin hanya ia pahami sendiri. Ada juga yang menuliskannya dalam bentuk dokumen lengkap berikut hasil riset dan analisisnya, namun ada pula yang hanya menyimpan gagasan dan rencana tersebut dalam pikirannya, hanya dalam angan-angannya. Khusus yang terakhir ini, sebaiknya tidak Anda lakukan, karena gagasan yang hanya tersimpan dalam pikiran atau angan-angan memiliki potensi untuk terdestruksi saat kita sedang mengalami tekanan pekerjaan, kelelahan fisik dan mental, dikejar tagihan, dan sebagainya.
Oleh karena itu, saya sangat menyarankan, sesederhana apapun rencana bisnis Anda, tuliskan!
Rencana Bisnis adalah dokumen tertulis yang menggambarkan dan menganalisa bisnis yang akan dijalankan serta menampilkan proyeksi detail tentang keadaan bisnis tersebut di masa yang akan datang. Didalamnya memuat secara spesifik tentang tujuan yang hendak dicapai oleh sebuah perusahaan beserta berbagai strategi dan taktik pencapaian tujuan tersebut. Rencana Bisnis juga menampilkan asumsi dan alasan yang digunakan sebagai dasar dalam perhitungan, antara lain sebagai dasar perhitungan proyeksi permintaan, perhitungan harga pokok penjualan, perhitungan strategi pemasaran, perhitungan komposisi karyawan, dan sebagainya termasuk tentang aspek keuangan pada saat memulai bisnis, berapa uang yang dibutuhkan dan bagaimana akan mengembalikan uang tersebut.
Rencana Bisnis Anda perlukan untuk memberi arah bagi Anda dan manajer atau karyawan Anda, dalam rangka mengurangi akibat dari adanya perubahan-perubahan yang terjadi. Selain itu, Rencana Bisnis yang baik dapat membantu Anda melewati keadaan-keadaan yang tidak menentu atau terjadinya peristiwa-peristiwa yang mempengaruhi usaha Anda. Rencana Bisnis merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang akan dijalankan, yaitu dengan mengidentifikasi kondis bisnis kita saat ini serta membuat target kondisi bisnis pada saat tertentu di masa mendatang.
Melihat peran penting sebuah Rencana Bisnis, maka penting juga untuk memastikan cara terbaik untuk membuatnya, karena jika kita gagal dalam membuat rencana bisnis yang baik, samasaja dengan merencanakan bisnis kita untuk gagal.